Tragedi Selat Bali: 29 Penumpang KMP Tunu Pratama Jaya Berhasil Diselamatkan –Β Insiden tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali pada Rabu malam, 2 Juli 2025, menjadi salah satu tragedi transportasi laut yang menyita perhatian nasional. Kapal yang berlayar dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali, dilaporkan tenggelam hanya 24 menit setelah keberangkatan, tepatnya pada pukul 23.35 WIB. Dari total 65 orang di atas kapal, sebanyak 29 orang berhasil diselamatkan, sementara 6 orang ditemukan meninggal dunia, dan sisanya masih dalam pencarian intensif oleh tim SAR gabungan.
Kronologi Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya
KMP Tunu Pratama Jaya mengalami kondisi distress pada pukul 23.20 WIB, sebelum olympus 1000 slot akhirnya tenggelam di koordinat 8Β° 9’32.35″S 114Β°25’6.38″E. Kapal tersebut mengangkut:
- π₯ 53 penumpang
- π¨ββοΈ 12 awak kapal
- π 22 unit kendaraan dari berbagai golongan
Menurut laporan awal, kapal mengalami blackout dan kebocoran mahjong ways di ruang mesin, yang menyebabkan kapal terbalik dan hanyut ke arah selatan. Awak kapal sempat mengirimkan sinyal darurat melalui radio komunikasi, namun kondisi cuaca buruk dan arus laut kuat mempercepat proses tenggelamnya kapal.
Operasi Penyelamatan: 29 Nyawa Berhasil Diselamatkan
Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI/Polri, Syahbandar, KPLP, ASDP, dan instansi terkait lainnya langsung bergerak sejak dini hari. Hingga Jumat pagi, 4 Juli 2025, sebanyak 29 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan telah mendapatkan penanganan medis lanjutan di Pelabuhan Gilimanuk dan Ketapang.
Beberapa korban selamat ditemukan menggunakan sekoci darurat, sementara lainnya berhasil berenang ke pesisir pantai terdekat. Proses evakuasi dilakukan dengan KN SAR Arjuna, helikopter, dan penyisiran laut serta pesisir Jembrana.
Daftar Identitas Korban Selamat
Berikut adalah sebagian nama korban selamat yang telah berhasil diidentifikasi:
- Sandi Wariawan β Kepala Kamar Mesin
- Erick Imbawani β Nakhoda Pengganti
- Richo Krafsanjani β Kelasi
- Nurdin Yuswanto β Mualim II
- Romi Alfa Hidayat
- Saroji
- Mansun Wajihi
- Ansori
- Sinyo
- Febriani β Penumpang perempuan, baru menikah 12 slot qris hari sebelum kejadian
Sebagian besar korban selamat berasal dari Banyuwangi, Jember, dan Gilimanuk, dan telah dipulangkan ke rumah masing-masing setelah proses identifikasi dan pendataan.
Tanggapan Pemerintah dan Langkah Lanjutan
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan duka cita slot bonus mendalam atas insiden ini dan mengapresiasi kerja keras tim SAR. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan golden time dalam pencarian korban, serta meminta seluruh petugas untuk tetap mengutamakan keselamatan di lapangan.
Pemerintah juga membuka Posko Terpadu Penanganan Evakuasi di Kantor ASDP Cabang Gilimanuk untuk memfasilitasi informasi bagi keluarga korban. Selain itu, dilakukan verifikasi ulang terhadap manifest penumpang, karena diduga terdapat penumpang gelap yang tidak tercatat secara resmi.
Tantangan dalam Proses Pencarian
Tim SAR menghadapi sejumlah kendala dalam proses pencarian:
- π Gelombang laut tinggi antara 2β2,5 meter
- π¬οΈ Angin kencang dan arus kuat
- π§οΈ Cuaca buruk di sekitar lokasi kejadian
Meski demikian, pencarian tetap dilakukan secara intensif, baik melalui laut maupun penyisiran darat di pesisir Jembrana dan sekitarnya.
Dukungan Psikologis dan Santunan
Pemerintah melalui Jasaraharja Putera telah menyalurkan santunan awal kepada keluarga korban meninggal dan memberikan dukungan psikologis bagi korban selamat. Tim medis dan relawan juga memberikan pendampingan trauma healing, terutama bagi anak-anak dan keluarga yang kehilangan anggota keluarga.
Penutup: Harapan dan Evaluasi Transportasi Laut
Tragedi KMP Tunu Pratama Jaya menjadi pengingat penting akan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap sistem transportasi laut di Indonesia. Dari aspek kelayakan kapal, prosedur keselamatan, hingga pengawasan manifest penumpang, semua harus diperbaiki agar kejadian serupa tidak terulang.